bunga

" />

GAMBAR SAYA

GAMBAR SAYA
email - jasnifive@yahoo.com.my

Thursday, July 31, 2008

kisah beruang


Kisah Beruang

Saya teringat kisah beruang bila Angah bagitahu saya tentang sejarah Beruang Teddy ( Teddy Bear ) yang selalu kita anggap comel, cute dan biasanya menjadi hadiah harijadi untuk si gadis. - ( Intan pagi² buta menjerit seronok sebab hari ini dah bulan Ogos :D )

Pada 14 November 1902, Presiden Amerika Syarikat yang ke-26 iaitu Theodore (Teddy) Roosevelt telah membantu menyelesaikan masalah berkenaan sempadan di daerah Mississippi dan Louisiana. Semasa menghabiskan waktu lapangnya dengan berburu, beliau telah menemui seekor beruang muda yang cedera.

Keprihatinan beliau ke atas beruang itu telah memberi inspirasi kepada pelukis kartun politik, Clifford K. Berryman melukiskan ilustrasinya di akhbar The Washington Post. Pada mulanya, beliau melukis wajah beruang yang ganas. Namun, beliau menukar bentuk wajah beruang itu kepada bentuk anak patung yang comel.

Bagaimanakah beruang Teddy mendapat namanya?

Berikutan populariti yang diperoleh daripada cerita yang disampaikan oleh Kartun Berryman, seorang pembuat permainan beruang, Morris Michtom dan isterinya telah menghantar seekor patung beruang kepada Roosevelt. Dia meminta kebenaran daripada Roosevelt untuk menggunakan nama presiden itu. Presiden itu bersetuju dan sejak itulah patung beruang diberi nama Teddy. - sumber wikipedia

Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dengan sabar di tepi sungai, waktu itu memang bukannya musim ikan. Sejak pagi ia berdiri di sana cuba menangkap ikan yang meloncat keluar daripada air. Namun, tak satu pun ikan yang berhasil ditangkap. Setelah berkali-kali mencuba, akhirnya.. hup .. ia dapat menangkap seekor ikan kecil.

Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan, si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, “Wahai beruang, tolong lepaskan aku.”

“Mengapa ? tanya beruang.

“Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan boleh melepaskan diri melalui celah² gigimu,” rintih sang ikan.

” Lalu kenapa?” tanya beruang lagi.

“Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku akan menjadi ikan yang besar, di saat itu kau boleh menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu.” kata ikan.

“Wahai ikan, kau tahu kenapa badan aku boleh menjadi begitu besar?” tanya beruang

Ikan menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kerana aku tidak pernah menyerah walau sekecil apa pun keuntungan atau peluang yang telah tergenggam di tangan !” jawab beruang sambil tersenyum.

“Ops !” teriak sang ikan

Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mahu membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini, ia hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari lalu kita akan berucap “Ohhhh… kalaulah aku tidak mensia²kan kesempatan itu dulu .. kalaulah…kalaulah……!!!.

Bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detik kesempatan dalam hidup kita. Di saat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan; disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; dan dalam keadaan terburuk pun selalu ada kesempatan untuk meraih kesempatan lain untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita.

Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.